Kian
hari malah kian padat kendaraan yang menggunakan jalan umum, setiap orang
menggunakan satu kendaraan pribadi. Dapat dibayangkan bagaimana kemacetan yang
akan terjadi, akn menjadi kemacetan yang superpadat umumnya di hari senin yang
merupakan hari dimana semua masyarakat turun ke jalan untuk bekerja dan
melakukan aktivitasnya. Nah ada solusi untuk dapat mengurangi jumlah kendaraan
pribadi yang sudah terlalu over tersebut yang dapat dilakukan oleh pemerintah,
yakni dengan membuat Hari Naik Angkot, hari dimana semua masyarakat tanpa
terkecuali yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitasnya
maupun kendaraan dari kantor untuk beralih menggunakan transportasi umum atau
biasa disebut angkot.
Hal
tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta melanggengkan jalan yang
superpadat akan kendaraan. Juga yang terpenting untuk menghemat pengeluaran
BBM, sepertinya kita tidak sadar bahwa persediaan BBM kita berkurang secara
drastis, karena sebagian besar BBM digunakan untuk kendaraan. Untuk itu hari
naik angkutan umum juga membuat BBM tidak hanya dipakai untuk 10 liter 10 orang
melainkan 10 liter untuk 20 orang dalam waktu yang bersamaan, juga akan membuat
angkutan umum tersebut ramai penumpang. Hari naik angkutan umum juga akan
menghilangkan sifat egois dan gengsi masyarakat yang semuanya dapat dilakukan
oleh diri sendiri, melainkan juga akan menumbuhkan rasa social terhadap sesame
penduduk RI.
Hari
naik angkutan umum dapat dilakukan 2 kali seminggu, bergantung kebijakan
pemerintah apabila idea tau gagasan ini diterima, sebagai bentuk kesadaran akan
pentingnya pengehematan terhadap SDA yang tidak dapat diperbarui ini (BBM).
Sudah sepatutnya kita mempunyai sikap hemat di negeri yang sudah memborok dan
tidak karuruan ini.
oleh
Akhmad Faishal
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Opinion :