Minggu, 01 Juli 2012

Hari Naik Angkutan Umum

Jawa Pos, Kolom Gagasan, 23 Juli 2011

Kian hari malah kian padat kendaraan yang menggunakan jalan umum, setiap orang menggunakan satu kendaraan pribadi. Dapat dibayangkan bagaimana kemacetan yang akan terjadi, akn menjadi kemacetan yang superpadat umumnya di hari senin yang merupakan hari dimana semua masyarakat turun ke jalan untuk bekerja dan melakukan aktivitasnya. Nah ada solusi untuk dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi yang sudah terlalu over tersebut yang dapat dilakukan oleh pemerintah, yakni dengan membuat Hari Naik Angkot, hari dimana semua masyarakat tanpa terkecuali yang biasanya menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitasnya maupun kendaraan dari kantor untuk beralih menggunakan transportasi umum atau biasa disebut angkot.

Hal tersebut bertujuan untuk mengurangi kemacetan serta melanggengkan jalan yang superpadat akan kendaraan. Juga yang terpenting untuk menghemat pengeluaran BBM, sepertinya kita tidak sadar bahwa persediaan BBM kita berkurang secara drastis, karena sebagian besar BBM digunakan untuk kendaraan. Untuk itu hari naik angkutan umum juga membuat BBM tidak hanya dipakai untuk 10 liter 10 orang melainkan 10 liter untuk 20 orang dalam waktu yang bersamaan, juga akan membuat angkutan umum tersebut ramai penumpang. Hari naik angkutan umum juga akan menghilangkan sifat egois dan gengsi masyarakat yang semuanya dapat dilakukan oleh diri sendiri, melainkan juga akan menumbuhkan rasa social terhadap sesame penduduk RI.

Hari naik angkutan umum dapat dilakukan 2 kali seminggu, bergantung kebijakan pemerintah apabila idea tau gagasan ini diterima, sebagai bentuk kesadaran akan pentingnya pengehematan terhadap SDA yang tidak dapat diperbarui ini (BBM). Sudah sepatutnya kita mempunyai sikap hemat di negeri yang sudah memborok dan tidak karuruan ini.

oleh
Akhmad Faishal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Opinion :