Minggu, 01 Juli 2012

Gelar Bapak Pencitraan

Jawa Pos, Kolom Gagasan, 15 Agustus 2010

SBY tidak sepantasnya memperoleh gelar Bapak Kesejahteraan karena masih banyak rakyat yang belum tercapai kesejahteraan. Untuk itu SBY sepantasnya mendapatkan gelar Bapak Pencitraan karena beliaulah yang pertama kali melakukan politik pencitraan terhadap rakyat. Sampai – sampai kapolri Jendral BHD melakukan hal serupa, agar kepolisian tidak menuai cercaan kritik negatif ke lembaga tersebut. Banyak kalangan yang mengkritik SBY sekarang tidak mampu membuat rakyat puas, banyak sekali yang dirugikan. Megawati, orang yang paling depan mengkritik SBY, karena dinilai tidak tegas dan melakukan aksi politik balas budi. Akibatnya, banyak menteri yang tidak mempunyai kemampuan yang mumpuni dibidangnya melakukan tindakan sembrono yang menyebabkan rapornya merah, setelah itu jalan terakhir di reshuffle.

oleh
Akhmad Faishal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Opinion :