11 Oktober 2014
Itulah tanggal kali pertama aku
memposting status mengenai program yang kupikir menyenangkan. Awalnya bukan
#OneDayOneTrip atau Place tetapi ‘One Day One Travel’, beberapa kawan
berkomentar dengan segala kicauannya. Aku ingin bertemu dengan seorang kawan
untuk mewujudkan sebuah kegiatan pariwisata buatan sendiri, yaitu Agni Santiaji
Pradana. Aku mendapat inspirasi darinya, jadi pada waktu itu dia bersama
seorang kawan, Okky Hardiansyah ke Jogjakarta, berdua, menggunakan sepeda motor
dalam hanya sehari semalam, maksudnya berangkat jam 7 Malam, lalu pulang saat
Magrib keesokannya!!!
Hal itu
benar-benar gila dan luar biasa, berdua menempuh jarak ratusan kilometer hanya
datang mampir terus pulang. Resikonya ya kalian tahu sendiri, capek dan pegal
luar biasa tapi hal itu sangatlah ‘Wah’ Excited!! Aku terinspirasi darinya,
oleh sebab itu aku ingin membicarakan keinginanku untuk pergi ke suatu tempat
hanya dalam waktu sehari saja. Hal ini disebabkan karena pekerjaanku mulai
senin hingga sabtu siang, Libur? Hanya hari Minggu saja. (Tidak mempunyai waktu
banyak bukan?)
16 Oktober
2014
Aku sms ke
Agni untuk berdiskusi dengannya mengenai program buatanku itu, bagaimana
menurutnya? Kemudian aku bilang untuk bersilaturahmi ke kosnya. Sesampainya
disana, aku langsung mendiskusikan walau harus menunggu beberapa saat
kedatangannya. Dia menjelaskan beberapa tempat mulai dari Bromo hingga Papuma
sebagai test-have fun #OneDayOneTrip .
“Piye la
Papuma ae?” Tanya Agni
“Budal tok,”
Jawabku
“Oke, Sabtu
sore jam 4 awak dewe budal.
Moleh mene jam 1 awan,”
Moleh mene jam 1 awan,”
“Siap,
beres,”
Dia teringat dengan Okky yang berdomisili di Jember lalu menelponnya, katanya sih
ingin balik ke Jember. Biar ada tempat tinggal gratis. Agni mengatakan bahwa Okky
‘Ya’ dan memperbolehkan kami berkunjung dirumahnya. Saat itu aku yakin bahwa
hal itu adalah pertanda yang bagus. Selesai. Aku mohon pamit pulang menunggu
hari Sabtu tanggal 18 Oktober 2014.
17 Oktober 2014
Aku ingin
menjelaskan bahwa #OneDayOneTrip atau #OneDayOnePlace adalah sebuah program
refresing singkat. Dalam kurun satu bulan dapat melakukan perjalan hingga 2
kali seminggu atau sekali sebulan, pokoknya weekend harus ada perjalanan. Apa
kalian tidak bosan weekend hanya dihabiskan di dalam kota saja? Seminggu di
dalam kota, baik beraktivitas dan lain sebagainya hanya di dalam kota. Maka aku
terinspirasi oleh teman yang berkunjung ke tempat hanya dalam waktu sehari
semalam.
Perjalanan
singkat ini memang menyesuaikan mereka yang beraktivitas padat. Tidak memiliki
hari libur yang cukup banyak. Jadi tetap bisa refresing meski hanya dalam waktu
sehari-semalam, walau resikonya memang membuat bokong dan badan cenat-cenut.
Hal itu memang menjadi masalah kecil, tapi coba rasakan sensasinya untuk
melakukan perjalanan entah kemana hanya dalam waktu sehari saja. Agar pikiran
kita tetap dapat fresh dan tidak terkungkung hanya di dalam kota saja. Baik
untuk kalangan 17+ saja….